Desainer Ternama, Barli Asmara Belajar Otodidak

iklan
Sindikasi lifestyle.okezone.com
KapanLagi.com: Woman
Desainer Ternama, Barli Asmara Belajar Otodidak
Aug 22nd 2011, 06:02

Lifestyle » Trend and Fashion » Desainer Ternama, Barli Asmara Belajar Otodidak
Senin, 22 Agustus 2011 - 13:02 wib

Fitri Yulianti - Okezone

Barli Asmara (Foto: Dede/okezone)
Barli Asmara (Foto: Dede/okezone)

SEKOLAH tinggi tidak selalu menjamin keberhasilan karier seseorang di masa depan. Pengecualian ini seperti dialami oleh Barli Asmara.

Penikmat kreasi Barli Asmara akan sangat mengenal napas yang selalu ia hembuskan pada setiap busananya; modern, edgy, serta fokus pada detail. Sejak beberapa tahun terakhir, Barli juga kerap mengusung kerajinan tangan Indonesia berupa smock.

Banyak penghargaan telah diberikan untuk mengapresiasi imajinasi dan ide hebatnya. Siapa sangka bila semuanya merupakan buah belajar sendiri alias otodidak.

"Aku enggak sekolah mode, cukup otodidak. Dari SMP, aku senang gambar baju kalau lagi belajar di sekolah. Sampai ada temanku, Kenes, istrinya DJ Winky, bukunya habis aku gambarin. Kalau enggak gambar baju, ya rumah, kursi, pokoknya yang berbau arsitektur gitu," kata Barli ketika okezone menemui di butiknya di Jalan Kerinci VIII No. 38B, Jakarta Selatan, belum lama.

Selepas SMA, Barli punya pendirian kuat untuk meneruskan pendidikan di sekolah mode. Sayang, kedua orangtua tidak mengizinkan lantaran menganggap desainer bukanlah profesi yang bisa menghidupi seseorang, bahkan hanya menghambur-hamburkan uang untuk sekolah desain. Orangtua menginginkan Barli menjadi pengusaha yang mengendalikan perusahaan dari belakang meja.

"Padahal sekarang, aku duduk di belakang meja dan punya perusahaan sendiri," kata pemilik brand Barli Asmara, Aaliayah Asmara, dan SUI kolaborasi bersama rekan-rekannya.

Barli lantas kuliah di Fakultas Seni Rupa Desain Trisakti, tapi hanya bertahan setahun. Tidak suka bikin peer, begitu alasannya. Barli juga menyadari bahwa meski bisa mendesain, ia lebih senang bila mendelegasikan tugas tersebut ke orang lain. Ibaratnya, Barli konseptor, sedangkan eksekutornya adalah pihak lain, seperti yang kini ia lakukan pada 25 pegawainya.

Meski tidak menyandar gelar sarjana dari Trisakti, Barli berhasil menyelesaikan studi di Jurusan Komunikasi Massa London School of Public Relation selama 3 tahun. Ini berkat wejangan sang nenek.

"Dia bilang, 'for men, you have to get degree.' Laki-laki harus mandiri. Lulus 2002, aku bikin butik sendiri, Barli Asmara, seperti cita-citaku," ujar anak sulung dari dua bersaudara ini.

Bekal pendidikan tersebut dimanfaatkannya untuk menjalankan roda bisnis. Dalam perjalanannya, Barli membiarkan imajinasinya bermain liar hingga motif dari setiap karya-karyanya semakin kuat dan memiliki ciri khas.

(ftr)
mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 comments:

Post a Comment