ASKEP DIABETES MELLITUS TIPE II (NIDDM) - KTI FULL

iklan
KTI FULL DOWNLOAD DALAM BENTUK DOKUMEN WORD (90 halaman)

ASKEP Tn. S DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II (NIDDM) DENGAN KOMPLIKASI GANGRENE DI ...... RUMAH SAKIT UMUM PUSAT.................


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam mewujudkan Indonesia sehat 2010, diperlukan adanya peningkatan mutu kesehatan terutama dalam hal mendeteksi secara dini tentang penyakit degeneratif. Dengan adanya pergeseran gaya hidup masyarakat terutama yang bermukim di perkotaan memicu tingginya angka penyakit degeneratif Jantung, Hipertensi, Gagal Ginjal dan Diabetes Melitus. Yang merupakan faktor pencetus penyakit diabetes melitus, antara lain : pola makan yang saat ini menjadi trend seperti mengkonsumsi makanan siap saji, minuman ringan dengan kadar glukosa tinggi dan kurang olahraga. Selain itu karena kesibukan kerja, kebiasaan di depan TV dan komputer dalam waktu yang lama sambil mengkonsumsi makanan ringan menyebabkan orang dewasa malas untuk bergerak sehingga orang dewasa cenderung mengalami kegemukan, sehingga hal ini dapat menyebabkan penyakit diabetes melitus baik pada anak – anak maupun orang dewasa.
Selama ini dikenal ada dua tipe diabetes melitus yaitu tipe I (IDDM) diabetes tergantung dengan insulin dan tipe II (NIDDM) diabetes yang tidak tergantung dengan insulin. Tipe II mencakup 80 – 90% dari seluruh kasus diabetes melitus dan umumnya penderita mengalami kelebihan berat badan.
Diabetes melitus tipe II biasanya ditandai dengan adanya poliphagia, poliuri, polidipsia, kesemutan, kelelahan / kelemahan fisik dan berat badan menurun. Pada diabetes melitus lanjut dapat mengakibatkan gangguan metabolik akut (ketoasidosis), komplikasi vaskuler jangka panjang (retinopati dibetik), mikroangiopaty, makroangiopaty dan gangrene (Smeltzer, C. Suzzane, 2001).
Menurut data WHO, Indonesia menempati urutan ke-empat terbesar dalam jumlah penderita diabetes melitus di dunia. Pada tahun 2000, terdapat sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang mengidap diabetes. Namun, pada tahun 2006 diperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia meningkat tajam menjadi 14 juta orang, dimana baru 50% yang sadar mengidapnya dan diantara mereka baru sekitar 30% yang datang berobat teratur. Jumlah yang tergolong banyak dan dapat terus bertambah jika tidak dilakukan upaya dalam mengatasi permasalahan ini. (http://www.medicastore.com)
Berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medik Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta untuk tiga bulan terakhir (Mei, Juni, Juli) tahun 2008 adalah 72 orang dari 549 yang masuk dilantai V Kiri IRNA B Teratai Merah RSUP Fatmawati yang mengalami diabetes melitus, Pada bulan Mei klien dengan diabetes melitus murni sebanyak 29 orang (5,28%) dan diabetes melitus komplikasi sebanyak 1 orang (0,18%), pada bulan Juni klien dengan diabetes melitus murni sebanyak 16 orang (2,91%) dan diabetes melitus komplikasi sebanyak 2 orang (0,36%),dan pada bulan Juli klien dengan diabetes melitus murni sebanyak 23 orang (4,19%) dan klien dengan diabetes melitus komplikasi sebanyak 1 orang (0,18%). Data diatas menunjukkan bahwa penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang dapat mengancam kesehatan. Walaupun prosentase diabetes melitus yang mengalami komplikasi masih rendah tetapi peran perawat sangatlah penting terutama ditekankan pada upaya promotif dan preventif dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai diit, olahraga, cara pemberian insulin dan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya luka serta cara perawatan luka.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk membahas kasus dengan judul ”Asuhan Keperawatan Dengan Diabetes Melitus Tipe II (NIDDM) dengan Komplikasi Gangrene” sebagai karya tulis ilmiah.

B. Tujuan Penulisan
1. Tujuan Umum
Penulis mendapat gambaran dan pengalaman secara nyata tentang penetapan proses asuhan keperawatan secara komprehensif terhadap klien Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) dengan kompilasi gangrene di lantai V kiri IRNA B Teratai Merah Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta.
2. Tujuan Khusus
Setelah melakukan asuhan keperawatan kepada klien dengan Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) dengan komplikasi gangrene mahasiswa/i diharapkan mampu:
a. Melakukan pengkajian keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) dengan komplikasi gangrene.
b. Merumuskan masalah keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) dengan komplikasi gangrene.
c. Merencanakan tindakan keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) dengan komplikasi gangrene.
d. Melaksanakan tindakan keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) dengan komplikasi gangrene.
e. Melaksanakan evaluasi keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) dengan komplikasi gangrene.
f. Mengidentifikasi kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus.
g. Mengidentifikasi faktor-faktor pendukung, penghambat serta mencari solusinya.
h. Mendokumentasikan semua kegiatan keperawatan dalam bentuk narasi.

C. Ruang Lingkup
Dalam penulisan makalah ini, penulis membatasi pada satu kasus Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan Diabetes Melitus Tipe II (NIDDM) dengan komplikasi Gangrene selama 3x24 jam yang dimulai dari tanggal 22 Juli sampai dengan 24 Juli 2008 di lantai V kiri IRNA B Teratai Merah Rumah Sakit Pusat Fatmawati, Jakarta.

D. Metode Penulisan
Dalam penulisan makalah ini, penulis menggunakan metode pengamatan kasus melalui pendekatan proses asuhan keperawatan pada klien Tn. S dengan Diabetes Melitus tipe II (NIDDM) komplikasi gangrene, diperoleh melalui:
1. Wawancara dengan melakukan pengkajian langsung melalui pertanyaan pada klien dan keluarga tentang masalah klien.
2. Observasi dan pemeriksaan fisik dengan pengamatan secara langsung pada klien tentang hal yang berkaitan dengan masalah klien.
3. Studi pendokumentasian dengan cara mencari sumber informasi yang didapat dari status klien dan hal yang berhubungan dengan masalah keperawatan yang dihadapi.
4. Studi kepustakaan dengan cara mempelajari literatur yang berhubungan dengan Diabetes Melitus.

E. Sistematika Penulisan
Adapun sistematika penulisan makalah ilmiah ini terdiri dari 5 bab, yang tersusun secara sistematis dengan urutan: BAB I : Pendahuluan yang meliputi latar belakang, tujuan penulisan, ruang lingkup, metode penulisan dan sistematika penulisan. BAB II : Tinjauan teoritis yang meliputi konsep dasar penyakit yaitu terdiri dari pengertian, etiologi, patofisiologi (proses perjalanan penyakit, manifestasi klinik, komplikasi), penatalaksanaan medis, pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, pelaksanaan keperawatan, evaluasi keperawatan. BAB III : Tinjauan kasus yang meliputi pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, perencanaan, evaluasi keperawatan. BAB IV : Pembahasan yang meliputi pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, pelaksanaan keperawatan, evaluasi keperawatan. BAB V : Penutup yang meliputi kesimpulan dan saran. DAFTAR PUSTAKA. LAMPIRAN. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.
http://askep-askeb.cz.cc/2010/03/askep-diabetes-mellitus-tipe-ii-niddm.html

silahkan download bentuk dokumen word
ASKEP DIABETES MELLITUS TIPE II (NIDDM) DENGAN KOMPLIKASI GANGREN
(isi: LENGKAP)

0 comments: