Menjadi Lajang Itu Menyenangkan!

iklan
KOMPASfemale
KOMPASfemale
Menjadi Lajang Itu Menyenangkan!
Nov 4th 2011, 07:35

KOMPAS.com - Menjadi seorang lajang tidak selalu berarti bencana, dan membuat Anda merasa kesepian. Meskipun berstatus lajang, Anda juga bisa bahagia kok. Berikut beberapa alasan mengapa belum punya pasangan itu tak seburuk yang Anda bayangkan. 1. Hanya karena Anda punya pasangan, bukan berarti Anda bahagia. Di dunia ini, banyak juga orang yang memiliki hubungan yang buruk dengan pasangannya, sehingga mereka hidup dalam ketakutan, ketergantungan, dan perasaan tak aman. Selain itu, beberapa orang juga terganggu karena kehadiran pasangan justru tak bisa mendukung perkembangan diri mereka masing-masing. Jadi, lebih baik menjadi seorang lajang dan menunggu untuk mendapatkan seorang pasangan yang memahami kebutuhan dan keinginan masing-masing.

2. Lebih menghargai diri sendiri. Orang yang sering berganti-ganti pasangan cenderung sulit memiliki hubungan baik dengan dirinya. Mereka juga lebih sering merasa depresi karena butuh waktu yang lama untuk memperbaiki diri, dan belajar berbagai hal dari hubungan percintaan tersebut. Mengambil jarak dan waktu yang tepat antara setiap hubungan baru bisa menjadi keputusan yang baik. Orang yang sering berganti-ganti pasangan biasanya tidak menemukan apa yang diinginkan dari kekasih terdahulunya, dan kenyataan ini sering membuat mereka akhirnya kurang menghargai dirinya sendiri. 3. Punya kebebasan memilih. Ketika menjalin sebuah hubungan, seringkali waktu, energi, dan komitmen dicurahkan sepenuhnya pada hubungan tersebut agar tetap terjalin baik. Padahal ada saat-saat tertentu seseorang harus mencurahkan waktu dan energinya keluarga, pekerjaan, pendidikan, atau hal-hal lainnya. Saat menjadi lajang Anda bisa lebih bebas untuk mencurahkan waktu untuk hal-hal yang Anda inginkan saja. Misalnya untuk membuat perubahan karier besar, merawat orang tua, atau melanjutkan pendidikan. Ketika Anda sedang berada dalam suatu hubungan, Anda harus membuat keputusan bersama, berkompromi, atau justru mengalah.

4. Mendapat lebih banyak perhatian. Kok bisa? Tentu saja. Dengan menjadi perempuan lajang Anda bebas bergaul dengan siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Perhatian yang Anda dapatkan bisa Anda peroleh dari lingkungan pergaulan Anda yang lebih luas, misalnya dari teman-teman kantor, teman bergaul -baik pria ataupun wanita, atau keluarga. Hal ini bisa Anda dapatkan karena Anda juga mencurahkan banyak perhatian dan cinta kepada mereka. Memiliki pasangan bukan berati Anda memiliki banyak cinta dalam hidup.

5. Menjadi diri sendiri. Dalam suatu hubungan, yang paling penting adalah Anda bisa menjadi diri Anda sendiri. Karena, Anda tidak perlu berpura-pura di hadapan pasangan, tidak perlu mengubah karakter atau penampilan Anda menjadi seperti yang diharapkannya. Saat menjadi lajang, Anda bisa tampil sebagai diri sendiri dan tak perlu melakukan berbagai hal dengan terpaksa hanya untuk menyenangkan hati pasangan Anda.

* Ingin mengetahui problema ibu bekerja, tips gaya dan menjaga kebugaran, baca Lipsus Working Mom.

Sumber: Your Tango

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 comments:

Post a Comment