Mahasiswa Binus Borong Scopa Jubille Award

iklan
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Tempointeraktif.com - Gaya Hidup
Mahasiswa Binus Borong Scopa Jubille Award
Jan 20th 2012, 11:27

Jum'at, 20 Januari 2012 | 16:25 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Lima mahasiswa Bina Nusantara jurusan desain komunikasi visual mendominasi penghargaan Scopa Jubilee kategori non-konseptual khusus mahasiswa, 19 Januari malam di Upper Room, Annex Room, Wisma Nusantara.

Aprilia Hestya Alam, mahasiswa angkatan 2009 desain komunikasi visual Universitas Bina Nusantara, menjadi pemenang pertama. Juara kedua diraih rekan satu kampusnya, Vincent Hadi Widjaya dan Novita Handayani. Aprilia mendapatkan hadiah uang tunai Rp 3 juta dan medali.

Scopa (Surya Palacejaya Creative-On-Paper Award) merupakan kontribusi terhadap kemajuan kreativitas dan prestasi para desainer grafis Indonesia. Scopa pertama kali dilaksanakan pada 1995. Disusul Scopa Tenda pada 1998, SCOPA tahun 2000, lalu SCOPA 2003. Dan untuk merayakan 25 tahun Surya Fancy pada tahun ini, dilaksanakanlah SCOPA Jubilee. Scopa Jubilee mendapatkan animo, baik dari kalangan desainer grafis dan mahasiswa. Hingga akhir Desember 2011, terkumpul 500 karya kreatif.

Menurut Pramudji Suginawan, Presiden Direktur PT Surya Palacejaya, ajang penghargaan ini bertujuan mengembangkan seni grafis di Indonesia dan merangsang kreativitas desainer grafis berkreasi. Selain untuk memunculkan bakat baru desainer grafis dari kalangan mahasiswa.

Selain kategori konseptual untuk mahasiswa, ada lima kategori lain, yakni, sarana promosi, logo korporat komunikasi, identitas korporat, pembuatan diari, agenda, kalender, dan kartu ucapan. Menurut juri Hanny Kardinata, pendiri, Ketua Desain Grafis Indonesia (DGI), dan Ketua Indonesian Graphic Design Award (IGDA) yang banyak menerima penghargaan nasional dan internasional, hasil karya Scopa Jubilee dinilai dari segi keaslian, fungsi, efisiensi, keindahan, nilai komersial, dan eksekusi konsep.

Selain Hanny, juri di ajang ini adalah Andi S. Boediman (pendiri IDS-International Design School, animator, dan desainer digital visual) dan Ignatius Hermawan Tanzil (pendiri LeBoYe, perusahaan desain grafis di Indonesia yang kerap memenangkan lomba desain skala internasional).

Ada juga Sakti Makki (Direktur Kreatif MakkiMakki, konsultan strategis branding terkemuka di Indonesia) dan Ayip Arief Budiman--pendiri Matamera Communications, agensi kreatif di Bali, membuat buku visual pertama I see Indonesia, Duta Kreatif Bangkok Design Festival 2008–2009, Creative Entrepreneurs Network Asia Pacific di Thailand 2009, dan KL Design Week 2010.

EVIETA FADJAR

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 comments:

Post a Comment