Keluarga Besar Perlu Rangkul Anak Peni-Aldi

iklan
Sindikasi lifestyle.okezone.com
KapanLagi.com: Woman
Keluarga Besar Perlu Rangkul Anak Peni-Aldi
Feb 16th 2012, 07:54

GUNCANGAN mental bakal dirasakan betul anak Peni Farnita dan Bernaldi Kadir Djemat (Aldi). Perseteruan kedua orangtua yang memanas di publik tersebut karena tudingan perzinahan yang dilakukan Peni dan Zumi Zola mau tak mau berdampak buruk pada mental buah hati mereka yang masih berusia belia. Peran keluarga besar menjadi pengaruh yang sangat diperlukan dalam hal ini.

 
Di tengah perseteruan panas, Peni dan Aldi memang akan sulit untuk fokus melindungi psikis anaknya. Kerapuhan sang anak, Rayden tentu akan menjadi permasalahan besar. Apalagi, masa emas tumbuh kembang Rayden sedang terjadi. Untuk itu, peran keluarga besar untuk memberikan nilai-nilai positif dan pemberdayaan harus terus berjalan.
 
"Namanya anak-anak tentu hanya dapat meluapkan kekecewaan dan kesal. Jadi, orang-orang di sekeliling anak dapat melatih mereka untuk memaafkan orang tuanya," tutur psikolog Efnie Indrianie dari Universitas Kristen Maranatha, Bandung ketika berbincang dengan okezone lewat telepon baru-baru ini.
 
Efnie menuturkan jika proses memaafkan tersebut tidak ditanamkan pada anak oleh orang-orang di sekitarnya, maka yang muncul justru rasa dendam pada anak. Akibatnya secara jangka panjang, hal itu akan menghambat merusak relasi antara orangtua dan anak.
 
"Apapun yang terjadi, ikatan anak dan orangtua tidak bisa diputuskan. Ada istilah mantan suami atau mantan istri tapi tidak ada mantan anak atau mantan orangtua," tuturnya.
 
Untuk menyelamatkan kondisi mentalnya secara jangka panjang, Efnie mengingatkan bahwa konsep "forgiving" harus menjadi hal yang utama dikedepankan.
 
"Hal ini bisa membuat anak jadi lebih menerima. Memang, prosesnya akan panjang sekali dan lama. Tapi ini bisa dilakukan jika ada yang mendampingi. Makin banyak yang sayang anak tersebut maka kebutuhan "love" pun akan semakin terpenuhi dan akan mudah pula bagi anak untuk memaafkan. Dibanding jika dia sendiri dan tidak ada yang mendampingi justru yang muncul hanyalah kemarahan dan kebencian," tutupnya.
(tty)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 comments:

Post a Comment